ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
news

Halal Bihalal Paguyuban Jawa Tengah Perkokoh NKRI dan Perangi Narkoba

PJT - 28 Nov 2021 16:11

Paguyuban Jawa Tengah (PJT) menggelar halal bihalal dengan tema “Membangun Silaturahmi dalam Memperkokoh NKRI dan Memerangi Narkoba”, di Museum Nasional Jakarta, Minggu (5/6). Ketua Panitia Halal Bihalal PJT Brigjen Pol (Purn) Markum menyatakan, inti kegiatan ini adalah mempererat tali persaudaraan serta membangun sinergitas untuk kemajuan warga Jawa Tengah di perantauan maupun yang di Jawa Tengah. “Keberagaman merupakan ciri utama bangsa Indonesia. Sejak dahulu kala sejarah mencatat bahwa banyak penjajah yang mencoba memecah-belah NKRI, namun kita bersyukur bangsa ini tetap utuh, sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

 

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah KRT Leles Sudarmanto menegaskan, sebagaimana tema "Membangun Sinergitas dan Rasa Kebersamaan Etnis dan Budaya untuk Mewujudkan Indonesia Maju dan Bermartabat". Halal bihalal Paguyuban Jawa Tengah ini awalnya akan digelar di Gedung DPR. Tapi, karena situasi tidak memungkinkan, acara digeser ke Museum Nasional. "Warga Jawa Tengah hampir 9 juta di Jabodetabek. Maka, kita akan gelar sosialisasi halal bihalal untuk terus kita lakukan,” ucapnya. Dia melanjutkan, halal bihalal merupakan upaya menjalin hubungan yang baik antar sesama. Silaturahmi yang sudah terbangun dengan baik harus tetap dijaga agar masyarakat tidak sampai terperosok ke dalam perpecahan. Leles melihat, saat ini telah muncul ancaman dari kelompok anti-Pancasila, anti-Kebhinekaan. “Untuk itu kita harus melakukan sosialisasi dan berusaha untuk membawa orang Jawa Tengah agar bisa mengawal NKRI dari ancaman radikalisme, terorisme, dan narkoba,” sambungnya.

 

Ketua Dewan Pembina PJT, Jenderal TNI (Purn) Wiranto mengaku mengapresiasi seluruh pengurus Paguyuban Jawa Tengah yang sukses memajukan warga Jawa Tengah di perantauan maupun di Jawa Tengah. Kerja keras PJT telah membantu Pemerintah, khususnya saat bangsa ini menghadapi pandemi Covid-19. “Kita bersyukur bangsa ini sudah mampu melewati ancaman pandemi Covid-19. Untuk itu, mari terus membangun identitas dan kebersamaan. Situasi negeri ini juga akan menghadapi Pemilu 2024 secara serentak. Ini juga bisa menimbulkan perpecahan atau kerawanan sosial. Untuk itu, marilah kita tetap guyub gayeng saklawase,” ucapnya. Raden Masaid dari Jawa Tengah, yang juga pelopor halal bihalal senang acara berlangsung dengan sukses. “Sudah selayaknya kita mempertahankan adanya tradisi halal bihalal,” ucapnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dalam sambutannya secara virtual, mengaku sangat terbantu dengan peran Paguyuban Jawa Tengah yang telah mendukung pembangunan masyarakat Jawa Tengah. “Dengan adanya masalah-masalah seperti naiknya kebutuhan pokok, maka bangsa ini butuh gandengan tangan. Bagaimana bangsa ini tetap eksis. Marilah tetap guyub, membantu yang lemah,” pinta Ganjar.


Komentar (0)
Belum ada komentar
Directories

Paguyuban Jawa Tengah